Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Selamat Datang Di Blog MWC NU Punggur Kabupaten Lampung Tengah Masa Hikmad 2021-2026

23 Keistemewaan dan Kiprah Nahdlatul Ulama' (NU) Bagi Nusantara dan Dunia Yang banyak Tidak di Ketahui Umat

23 Keistemewaan dan Kiprah Nahdlatul Ulama' (NU) Bagi Nusantara dan Dunia Yang banyak Tidak di Ketahui Umat - Nahdlatul Ulama' (NU) adalah sebuah organisasi islam terbesar di Indonesia bahkan dunia. Organisasi yang didirikan pada tanggal 31 Januari 1926 oleh Hadratus Syeikh Hasyim Asy'ari, KH. Wahab Hasbullah, KH. Bisri Syansuri di kota Surabaya Jawa Timur.
Nahdldtul Ulama'
Ada beberapa fakta empiris tentang berbagai keistimewaan dan kiprah NU di Nusantara dan dunia yang perlu ketahui, agar tumbuh  kecintaan dan kebanggaan terhadap NU serta berperan aktif atau mendukung segala perjuangannya dalam mewujudkan kejayaan agama dan bangsa.

  1. NU hampir 1 abad menyebarkan faham Aswaja dan merawat tradisi Aswaja di Nusantara.
  2. NU yang menyelamatkan makam Rasulullah Saw dari penggusuran oleh penguasa Wahabi Arab Saudi saat itu.
  3. NU ikut serta dalam pendirian NKRI.
  4. NU turut berperan aktif dalam pemberantasan komunisme, radikalisme dan terorisme di Indonesia.
  5. NU berpartisipasi dalam mewujudkan perdamaian dunia, di mana telah ikut mendamaikan konflik di Afghanistan dan Libanon.
  6. NU melindungi golongan minoritas dan proaktif dalam merawat kebhinekaan.
  7. NU organisasi Islam terbesar di Indonesia dan dunia.
  8. NU dibentuk dan direstui oleh para waliyullah.
  9. NU menebarkan ajaran Islam yang rahmatan lil'alamin, santun dan menyejukkan.
  10. NU mengajarkan dan menanamkan cinta tanah air (Nasionalisme).  KH. Hasyim Asy'ari mencetuskan semboyan "Hubbul wathon minal iman" (cinta tanah air sebagian dari iman). Resolusi jihadnya mengobarkan perlawanan sengit terhadap penjajah yang ingin merampas kemerdekaan RI  yang kemudian diperingati sebagai hari pahlawan.
  11. NU yang mengajarkan umat Islam di Indonesia menghormati para habaib dan membela mereka di saat ada ketua MUI pusat zaman Orba yang meniadakan eksistensi mereka.
  12. NU tidak mengkafirkan orang lain (takfiri), atau usil terhadap amaliyah orang lain apalagi sembarangan membid'ahkan.
  13. NU dijaga oleh para waliyullah yang hidup maupun yang sudah wafat serta dibentengi oleh wirid yang dilakukan oleh warga Nahdhiyyin-Nahdhiyyat baik berupa istighosah, ratiban, manaqiban, tahlilan dan semacamnya. sehingga siapa saja yang membenci atau ingin menghancurkan NU, maka dia sendiri yang akan hancur.
  14. NU mengembangkan trilogi persaudaraan (ukhuwah Islamiyyah, ukhuwah wathoniyyah dan ukhuwah basyariyah) yang dapat menciptakan harmonisasi hubungan antar sesama muslim, sesama bangsa dan sesama manusia.
  15. NU kendati berjumlah mayoritas, namun  tidak pernah memberontak pada negara meski puluhan tahun digencet dan dimarginalkan oleh pemerintah Orde Baru.
  16. NU mengembangkan pemahaman keagamaan yang moderat (tawassuth), toleran (tasamuh), seimbang (tawazun) dan adil (seimbang).
  17. NU memiliki jutaan masyayikh (para guru) sebagai sumber keilmuan agama Islam yang bersanad muttashil (bersambung) hingga ke Rasulullah Saw, sehingga pemahaman keagamaannya otentik, lurus dan dapat dipertanggungjawabkan.
  18. NU melanjutkan cara dakwah Walisongo yang menyebarkan Islam secara santun, kasih sayang, bertahap dan kreatif (lewat kesenian).
  19. NU sangat menghargai budaya, kearifan lokal, bahkan mengembangkannya secara inovatif.
  20. NU berpedoman pada sumber hukum yang lebih beragam baik yang disepakati (al-Qur'an, hadits, ijmak dan qiyas) maupun yang tidak disepakati (istihsan, masalih mursalah, istishhab, 'urf, madzhab shahabi, sadd adzari'ah, syar'u man qoblana) sehingga pemahaman keagamaannya komprehensif, maju dan fleksibel, tidak kaku, picik, dan sempit, atau merasa benar sendiri.
  21. NU mengajarkan untuk memadukan tiga pilar agama (iman, Islam dan Ihsan) secara utuh (integral), jangan sebagiannya saja. Dengan begitu akan terwujud pribadi Muslim yang kuat dan teguh imannya, baik dan benar ibadahnya, lurus dan mulia akhlaqnya.
  22. NU lebih mengedepankan akhlaq/adab dalam penerapan syariat dan pembinaan masyarakat.
  23. NU lebih berkomitmen menjalankan politik kerakyatan dan politik kemaslahatan, ketimbang politik kekuasaan.
Demikian 23 Keistemewaan dan Kiprah Nahdlatul Ulama' (NU) Bagi Nusantara dan Dunia Yang banyak Tidak di Ketahui Umat. Semoga NU tetap teejaga dan konsisten dalam mengemban tugas-tugasnya sebagai organisasi Islam terbesar di Indonesia.

Terimakasih, semoga kita semakin mantab mengikuti para Auliya Nahdliyyin. Amiin