Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Widget HTML #1

Selamat Datang Di Blog MWC NU Punggur Kabupaten Lampung Tengah Masa Hikmad 2021-2026

Amalan Utama Pada Bulan Muharam, Bacaan Niat Puasa dan Keutamaannya

Amalan Utama Pada Bulan Muharam, Bacaan Niat Puasa dan Keutamaannya - Pada hari ini adalah hari pertama Tahun Baru Hijriyah 1443. Di rasa atau tidak dirasakan sudah 1443 tahun yang lalu Nabi Muhammad Saw Hijrah dari Mekkah menuju Madinah. Tahun Hijriyah berawal diambil dari sejarah Hijrahnya Nabi bersama para sahabatnya ke Madinah. Sebagai pembuka lembaran tahun baru Islam ini ada baiknya kita mengikuti Amalan-Amalan Utama di Bulan Muharam yang disunahkan.
1 Muharam 1443 H

Apasajakah amalan Utama pada bulan Muharam itu, mari kita ikuti bersama pada artikel ini. Bulan Muharam adalah salah satu dari empat bulan mulia selain, bulan-bulan tersebut antara lain Dzulhijjah, Dzulqoidah, Rajab dan Muharam. Kareng sangat mulianya bulan Muharam Allah SWT menyebut sebagai Syahrulah ( bulan Allah ). Bulan Muharam disebutkan sebagai bulan mulia karena didalamnya sangat dianjurkan untuk melakukan puasa sunah. Dasar hukum kesunahan puasa dalam bulan Muharam hadits Nabi yang diriwayatkan oleh Abu Hurairah, yaitu :   

 جاء رجل إلى النبي صلى الله عليه وسلم  فقال :أي الصيام أفضل بعد شهر رمضان ؟ قال :  شَهْرُ اللَّهِ ألذي تدعونه  الْمُحَرَّمُ

Artinya : "Seseorang datang menemui Rasulullah SAW, ia bertanya: 'Setelah Ramadhan, puasa di bulan apa yang lebih afdhal?' Nabi SAW menjawab: "Puasa di bulan Allah, yaitu bulan yang kalian sebut dengan Muharram," (HR Ibnu Majah)
Dalam hadits lain yang diriwayatkan oleh Muslim :
أَفْضَلُ الصِّيَامِ بَعْدَ رَمَضَانَ شَهْرُ اللَّهِ الْمُحَرَّمُ

Arinya : " Puasa yang lebih utama setelah bulan ramadlan ialah puasa di bulan Muharam" 

Puasa Yang Disunahkan

Puasa sunah yang sangat dianjurkan dilakukan selama bulan Muharram, yaitu  puasa Tasu'a dan Asyura. Puasa Tasu'a adalah puasa sunah yang dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram, untuk tahun ini yakni bertepatan dengan hari Rabu, tanggal 18 Agustus 2021. Sementara, Puasa Asyura adalah puasa sunah yang dilaksanakan pada 10 Muharram dan bertepatan pada Kamis, tanggal 19 Agustus 2021. Dimana tanggal tersebut banyak kejadian sejarah dimasa lalu.

Adapun bacaan niat yang dilafalkan sebelum menjalankan ibadah puasa Tasu'a dan Asyura di bulan Muharram, berikut ini :

Niat Puasa Tasu'a

نَوَيْتُ صَوْمَ غَدٍ عَنْ أَدَاءِ سُنَّةِ التَا سُوعَاء لِلهِ تَعَالَى

Artinya :  "Saya niat puasa Tasu'a, sunah karena Allah Ta’ala"

Niat Puasa Asyura


نَوَيْتُ صَوْمَ فِيْ يَوْمِ عَاشُوْرَاء سُنَّةً لِلَّهِ تَعَالَى

Artinya : "Saya niat puasa Asyura, sunah karena Allah Ta’ala"

Keutamaan Menjalankan Puasa Tasu'a dan Asyura

       1. Untuk Menebus Dosa Setahun Silam

Sebagai manusia biasa tentunya tidak luput dari berbuat dosa dan salah, maka hendaknya perlu memperhatikan sarana untuk mengurangi semua dosa-dosa yang mungkin telah dilakukan. dengan cara adalah dengan menjalankan ibadah puasa pada 10 Muharram, puasa Asyura. Dengan mengamalkan puasa Asyura maka dosa-dosa yang sudah diperbuat setahun sebelumnya akan terhapuskan kecuali dosa Syirik.

Seperti hadits yang disampaikan oleh Abi Qatadah, bahwa ketika Rasulullah ditanya tentang puasa Asyura kemudian beliau menjawab, "Menebus dosa tahun yang lalu." (HR.Muslim). 

       2. Mengikuti Anjuran Rasul

Seperti yang telah diriwayatkan oleh Ibnu Abbas : "Rasulullah telah berpuasa pada hari Asyura dan memerintahkan supaya orang-orang berpuasa." (HR.Muslim). Saya mendengar Rasulullah bersabda : "Hari ini adalah Hari Asyura, dan kamu tidak diwajibkan berpuasa padanya. Dan saya sekarang berpuasa, maka siapa yang suka, berpuasalah. Dan siapa yang tidak suka, berbukalah !".

Selain itu, Aisyah, istri Rasulullah menceritakan jika hari Asyura adalah hari dimana orang-orang Quraisy pada masa jahiliyah bisa berpuasa. Rasulullah juga biasa berpuasa pada hari tersebut, ketika datang di Madinah, beliau berpuasa pada hari itu dan menyuruh orang-orang untuk turut berpuasa.

       3. Keutamaannya di Bawah Puasa Ramadhan

Selain ungkapan Aisyah, terdapat pula hadis yang diungkapkan oleh Abu Hurairah, bahwa puasa pada bulan Muharram keutamaannya tepat di bawah puasa Ramadhan. Hal tersebut menunjukkan bahwa puasa pada bulan Muharram memiliki keutamaan yang luar biasa, sebab puasa Ramadhan adalah wajib sedangkan puasa Muharram adalah sunah.

       4. Hari Puasa Umat Nabi Musa

Seperti yang diungkapkan oleh Ibnu Abbas bahwa Rasulullah SAW datang ke Madinah dan melihat orang-orang Yahudi berpuasa pada hari Asyura. Maka Rasul bertanya, "Ada apa ini?", kemudian mereka menjawab, "Hari baik, saat Allah membebaskan Nabi Musa dan Bani Israil dari musuh mereka, hingga membuat Musa berpuasa karenanya".

Maka Nabi Muhammad SAW bersabda : "Saya lebih hormat terhadap Musa dari kamu." Lalu beliau berpuasa pada hari itu dan menyuruh orang agar berpuasa." (HR. Bukhari Muslim).

Puasa Asyura sangat berkaitan erat dengan Nabi sebelum beliau, yaitu Musa dan para kaumnya. Maka dari itu, beliau Nabi Muhammad memuliakan hari itu dengan berpuasa.

       5. Mewujudkan Impian Rasulullah

Ada sebuah obsesi Rasulullah yang belum terlaksana, lantaran ajal menjemput sebelum tercapai. Obsesi tersebut adalah puasa Tasu'a, yaitu puasa pada tanggal 9 Muharram.

Hal itu seperti yang diceritakan Ibnu Abbas ra, Rasulullah bersabda : "Kalau saya lanjut umur sampai tahun yang akan datang, niscaya saya akan berpuasa Tasu'a (tanggal 9 Muharram)." (HR.Muslim).

Demikian Amalan Utama Pada Bulan Muharam, Bacaan Niat Puasa dan Keutamaannya, Semoga bermanfaat dan semoga kita bisa melaksanakan berpuasa sebagai penebus dosa-dosa kita pada tahun sebelumnya. Terlebih lagi semoga dengan bergantinya tahun barui ini Pandemi yang sedang meland aduni dan Negeri ini segera berlalu diangkat oleh Allah digantikan dengan nikmat dan derajat yang tiada terkira.